NasionalPolitik

Terburuk Dalam Sejarah, Kinerja KPU Untuk Pemilu 2019

Terburuk Dalam Sejarah, Kinerja KPU Untuk Pemilu 2019 (tabloidnasonal.com)Terburuk Dalam Sejarah, Kinerja KPU Untuk Pemilu 2019

Komunitas Relawan Sadar Indonesia (Korsa) menilai bahwa kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam Pemilu 2019 terburuk dalam sejarah. Hal tersebut disampaikan Koordinator Korsa, Amirullah Hidayat.

Amirullah mengatakan, penilaian itu pantas diberikan pada KPU karena menganggap sepele polemik surat suara tercoblos di Malaysia dengan mengatakannya sebagai sampah dan tidak dihitung. Padahal, seharusnya dilakukan investigasi detail dan transparan karena sudah mencoreng pelaksanaan demokrasi di Indonesia.

“Ditambah lagi pelaksanaan pemilihan presiden di luar negeri ada beberapa negara terjadi kericuhan, seperti di Arab Saudi, Australia, Amerika Serikat, Malaysia. Adapun kericuhan terjadi karena berbagai alasan tapi paling banyak karena kekurangan kertas suara dan tempat dilaksanakannya pencoblosan,” ungkapnya kepada redaksi, Senin (15/4).

 Koordinator Korsa, Amirullah Hidayat (tabloidnasional.com)
 Koordinator Korsa, Amirullah Hidayat.

Menurut Amirullah, kejadian-kejadian tersebut sangat merugikan bagi pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Karena, menurut laporan relawan Korsa di luar negeri, mayoritas WNI memilih Prabowo-Sandi.

“Korsa yang lebih satu tahun telah berjuang untuk mengganti presiden dalam Pilpres 2019 ini sangat kecewa dengan kinerja KPU RI,” tuturnya.

Atas dasar itu, Korsa mengimbau kepada seluruh rakyat Indonesia agar dapat mengawal jalannya pemungutan suara pada 17 April mendatang, sehingga tidak terjadi kecurangan terhadap perolehan suara untuk Prabowo-Sandi.

Karena, jika hanya mengharapkan netralitas dari KPU maka akan terjadi kecurangan terstruktur, sistemik dan massif. Dengan kata lain KPU tidak bisa dipercaya seratus persen,” tegas Amirullah.

Jadi. bisa dikatakan kinerja KPU untuk Pemilu 2019 terburuk dalam sejarah. Masyarakat pun sudah bisa menilai dengan situasi yang ada sekarang ini, karena mereka sudah semakin cerdas dan muak dengan segala kecurangan yang terjadi di era pemerintahan saat ini.