NasionalPolitik

Masa Konsesi Habis, Prabowo-Sandi Bakal Gratiskan Tarif Tol Jagorawi Dan Cikampek

Masa Konsesi Habis, Prabowo-Sandi Bakal Gratiskan Tarif Tol Jagorawi Dan Cikampek (tabloidnasional.com)Masa Konsesi Habis, Prabowo-Sandi Bakal Gratiskan Tarif Tol Jagorawi Dan Cikampek

Pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno akan menghapus tarif jalan tol pada ruas tol yang sudah berakhir masa konsesinya. Jika Prabowo-Sandi menang dalam Pilpres 2019, paslon nomor urut 02 itu akan mereview ruas-ruas tol mana saja yang berpotensi untuk digratiskan.

Hal tersebut disampaikan juru bicara BPN Prabowo-Sandi bidang infrastruktur dan pembangunan, Suhendra Ratu Prawiranegara dalam keterangan tertulis, Jumat (5/4/2019).

“Penghapusan tarif tol pada ruas-ruas tol yang telah berakhir masa konsesinya, akan menjadi prioritas bagi pemerintahan Prabowo-Sandi, jika rakyat mengamanahkan mereka terpilih menjadi Presiden dan Wapres RI dalam pilpres mendatang. Infrastruktur dibangun oleh negara harus untuk kepentingan rakyat. Bukan malah membebani rakyat dengan biaya-biaya yang dipungut dari rakyat,” kata Suhendra.

Suhendra kemudian mencontohkan, Tol Jagorawi dan Tol Cikampek. Menurutnya, tarif pada dua jalan tol tersebut sudah layak digratiskan. Mengingat masa konsesi keduanya sudah berakhir.

Jubir BPN Prabowo-Sandi Bidang Infrastruktur dan Pembangunan, Suhendra Ratu Prawiranegara (tabloidnasional.com)
Jubir BPN Prabowo-Sandi Bidang Infrastruktur dan Pembangunan, Suhendra Ratu Prawiranegara

Diketahui, masa konsesi Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) dan Tol Cikampek yang dikelola PT Jasa Marga (Persero) Tbk baru akan berakhir masa konsesinya pada 2044. Hal ini disebabkan adanya perubahan status Jasa Marga sebagai badan usaha pada 2005 lalu, sehingga menyebabkan masa konsesinya bertambah 40 tahun.

“Jika disebutkan pembandingnya tarif tol Jagorawi dan Cikampek lebih murah, kita harus melihatnya dari berbagai perspektif. Justru pada dua ruas tol tersebut sudah layak digratiskan. Kenapa justru masih diberlakukan tarif bagi pengguna jalan tol? Pertimbangannya adalah masa konsesi jalan tol Jagorawi sudah berakhir beberapa tahun lalu, “ujar Suhendra.

“Begitu juga Tol Cikampek, yang mana masa konsesinya sepertinya sudah berakhir pada tahun 2018 lalu, semestinya BUJT, pengelola jalan tol dan pemerintah menggratiskan ruas-ruas tol yang masa konsesinya sudah berakhir. Bukan malah justru tetap dikenakan tarif/biaya tol yang membebani masyarakat pengguna jalan,” lanjutnya.

Menurut Mantan Staf Khusus Menteri PUPR itu, pertimbangan menghapus tarif tol tersebut bukan asal-asalan. Suhendra mengatakan, penghapusan tarif jalan tol pada ruas yang sudah berakhir masa konsesinya, tentu dengan pertimbangan sudah mengembalikan biaya investasi dan memberikan keuntungan (profit) kepada pengelola (BUJT atau investor), dan mempertimbangkan peraturan perundangan yang berlaku.

“Konsesi pengelolaan jalan tol, di dalamnya sudah terdapat variabel penghitungan keuntungan investasi,” ungkap Suhendra.

Adapun, wacana menggratiskan tarif jalan tol ini memang pernah disampaikan Sandiaga Uno. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu berjanji akan menggratiskan ruas jalan tol yang sudah lama dibangun jika ia dan calon presiden Prabowo Subianto terpilih menjadi Presiden RI 2019-2024.