NasionalPolitik

Jelang Debat, Pembangunan Indonesia Sehat Jadi Fokus Sandiaga Uno

Jelang Debat, Pembangunan Indonesia Sehat Jadi Fokus Sandiaga Uno (tabloidnasional.com)Jelang Debat, Pembangunan Indonesia Sehat Jadi Fokus Sandiaga Uno

Debat ketiga Pilpres 2019 akan digelar di Hotel Sultan, Jakarta Pusat pada Minggu 17 Maret 2019. Politikus Partai Gerindra, Sumarjati Arjoso menyebut calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno akan memfokuskan diri pada pencegahan penyakit dalam upaya membangun Indonesia yang sehat.

Hal tersebut dikatakan Sumarjati menjelang debat cawapres atau debat ketiga Pilpres 2019 pada Minggu 17 Maret nanti. Menurutnya, dalam pembangunan Indonesia sehat itu, Sandiaga bersama Prabowo menitikberatkan pada pencegahan orang sakit, sehingga dapat menurunkan jumlah masyarakat yang berobat atau dirawat ke rumah sakit.

“Prabowo-Sandi akan fokus pada pencegahan, sehingga menilainya bukan banyaknya kunjungan orang sakit, tetapi seberapa banyak orang yang bisa dicegah,” ujar Sumarjati di Jakarta, Kamis (14/3).

Dalam debat cawapres nanti, Sandiaga akan berhadapan dengan cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin. Mereka akan beradu argumen dengan tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan kebudayaan.

Politikus Partai Gerindra, Sumarjati Arjoso (tabloidnasional.com)
Politikus Partai Gerindra, Sumarjati Arjoso

Sumarjati melanjutkan, dalam debat nanti Sandiaga juga akan menitikberatkan pada pembangunan dan wawasan kesehatan. Karena, bagi pasangan Prabowo-Sandi, kesehatan sebagai modal utama dari setiap pembangunan.

“Semua pembangunan itu harus memperhatikan dampak pada kesehatannya. Misalnya hutan terbakar, dampaknya apa. Sungai-sungai banjir dampaknya apa. Semua harus diperhitungkan dampak kesehatan. Karena kesehatan adalah modal utama pembangunan,” tutur Sumarjati.

Selain itu, lanjut Sumarjati, jika Prabowo-Sandi terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI, keduanya tidak hanya fokus pada persoalan penyakit menular saja. Keduanya juga akan fokus mengatasi penyakit berat yang tidak menular yang saat ini dinilai semakin berkembang.

“Sekarang ini penyakit tidak menular itu semakin berkembang. Kanker, stroke, ginjal, diabetes dan sebagainya semakin berkembang sehingga membutuhkan biaya yang besar,” jelasnya.

“Karena itu harus ada tindakan promotif preventif upaya pencegahan sehingga penyakit itu tidak menjadi parah,” lanjut Sumarjati.

Sementara itu, jelang debat ketiga Pilpres 2019, Sandiaga Uno akan memfokuskan diri pada pencegahan penyakit dalam upaya membangun Indonesia yang sehat. Semoga debat ketiga nanti masing-masing cawapres dapat menyampaikan argumen dengan baik, sehingga masyarakat dapat menilai dan lebih menentukan pilihannya.

Tinggalkan Balasan