NasionalPolitik

Kecewa Petahana Ingkar Janji, Pemuda Tani Indonesia Dukung Prabowo-Sandi

Kecewa Petahana Ingkar Janji, Pemuda Tani Indonesia Dukung Prabowo-Sandi (tabloidnasional.com)Kecewa Petahana Ingkar Janji, Pemuda Tani Indonesia Dukung Prabowo-Sandi

Jelang Pemilihan Presiden 2019, dukungan terhadap dua pasangan capres dan cawapres terus mengalir. Kali ini, dari Pemuda Tani Indonesia yang menyatakan dukungannya terhadap pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Pemuda Tani Indonesia memutuskan untuk mendukung capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dalam Pilpres 2019. Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia, Fary Djemy Francis menjelaskan, dukungan itu diberikan lantaran para petani merasa kecewa dengan capres petahana, yang tidak mampu memenuhi janji-janjinya.

Kekecewaan itu di antaranya, tidak teralisasinya reforma agraria dan janji tidak impor pangan yang  diingkari. “Janji tidak impor pangan diingkari, janji mensejahterkan petani tidak tercapai dan yang paling utama pelanggaran dalam UU Pangan karena tidak membentuk kelembagaan pangan nasional,” kata Fary.

Karenanya, Pemuda Tani Indonesia menilai Indonesia butuh pemimpin baru yang pro terhadap nasib petani. Kata dia, setidaknya duet Prabowo-Sandi dinilai lebih punya komitmen dalam membangun pertanian.

Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia, Fary Djemy Francis (tabloidnasional.com)
Ketua Umum Pemuda Tani Indonesia, Fary Djemy Francis

“Atas dasar itulah Pemuda Tani Indonesia menganggap Indonesia perlu pemimpin baru. Pemimpin yang pro petani,” tutur politisi Gerindra itu dalam keterangan pers yang diterima wartawan, Rabu (13/2).

Adapun, dukungan itu diberikan lantaran Pemuda Tani Indonesia yakin dengan komitmen pasangan Prabowo-Sandi atas kehidupan petani yang lebih sejahtera.

“Misalkan menjamin ketersediaan pupuk, memberikan modal usaha untuk petani dan nelayan, membangun pasar khusus untuk hasil pertanian di daerah, menjamin harga produksi beras petani, mengutamakan jalan usaha tani, dan memperluas akses pasar untuk hasil produksi pertanian,” pungkasnya.

Sementara itu, pada acara Rapimnas lalu, turut hadir Fadli Zon selaku Ketua umum HKTI sekaligus Ketua Dewan Penasihat Pemuda Tani Indonesia. Dalam orasinya Fadli sangat mengapresiasi kegiatan tersebut karena pemuda tani dianggap responsif atas kondisi pertanian Indonesia yang saat ini memprihatinkan.