NasionalPolitik

Debat Kedua Pilpres, Prabowo Bakal Ungkap Data Kebocoran Anggaran

Debat Kedua Pilpres, Prabowo Bakal Ungkap Data Kebocoran Anggaran (tabloidnasional.com)Debat Kedua Pilpres, Prabowo Bakal Ungkap Data Kebocoran Anggaran

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto akan bertemu dengan calon presiden Petahana dalam debat kedua Pilpres 2019 yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2). Pada debat kedua nanti akan mengangkat tema energi, lingkungan hidup, infrastruktur, pangan, dan sumber daya alam.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno, Ahmad Muzani mengatakan calon yang diusungnya sudah menyiapkan strategi menghadapi debat kedua tersebut.

Ditegaskan Muzani, bahwa Prabowo bakal mengungkap dugaan kebocoran anggaran pendapatan belanja negara atau APBN. “Ya pasti akan diungkap Pak Prabowo,” kata Muzani di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (11/2).

Hanya saja, Muzani merasa heran setiap kritik yang disampaikan Prabowo Subianto maupun kubunya, selalu dibalas dengan balasan yang terkesan antikritik dari kubu Petahana.

“Selalu dibalas dengan balasan yang menurut saya sesungguhnya tidak mau dikritik, misalnya dengan kata-kata hoaks, fitnah, semburan kebohongan dan seterusnya. Lah, terus bagaimana?” tuturnya.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo–Sandi, Ahmad Muzani (tabloidnasional.com)
Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo–Sandi, Ahmad Muzani

Wakil ketua MPR itu menegaskan, cara menjawab Petahana dan kubunya itu terkesan menolak kritik. Padahal, ujar dia, semua yang diungkap Prabowo itu atas dasar sebuah data dan fakta yang banyak diungkapkan oleh lembaga-lembaga negara.

“Lembaga negara mana yang mengungkapkan ada kebocoran sampai 20, 25, 30 persen itu, nanti Pak Prabowo akan menceritakan dalam banyak (kesempatan), mungkin bukan debat. Mungkin dari banyak kesempatan ya,” jelas Muzani.

Kemudian Muzani menambahkan, kalaupun menemukan kesalahan, bukan berarti harus berujung pada melaporkan ke lembaga penegak hukum seperti KPK. Tetapi, ketika disampaikan kepada publik, mestinya ada proses-proses lain yang menyelesaikan. “Bukan kami yang melaporkan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Prabowo mengatakan soal 25% anggaran negara yang ‘bocor’. Prabowo menyebut ‘kebocoran’ anggaran negara itu sudah ia hitung dan tulis di bukunya.

“Saya hitung dan saya sudah tulis di buku, kebocoran dari anggaran rata-rata, taksiran saya mungkin lebih, sebetulnya 25% taksiran saya anggaran bocor. Bocornya macam-macam,” jelas Prabowo saat berpidato di HUT ke-20 Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) di Hall Sport Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (6/2).

Sementara itu, mengenai kebocoran anggaran tersebut, wakil presiden Jusuf Kalla bahkan mengakui adanya kebocoran anggaran. Dikarenakan terbukti dari masih adanya korupsi yang melibatkan aparat pemerintah dan kebocoran anggaran juga terjadi di sektor pembangunan.

Tinggalkan Balasan