NasionalPolitik

BPN Prabowo Minta Penyebar Hoax Maklumat Habib Rizieq Segera Diusut

BPN Prabowo Minta Penyebar Hoax Maklumat Habib Rizieq Segera DiusutBPN Prabowo Minta Penyebar Hoax Maklumat Habib Rizieq Segera Diusut

Hoax maklumat Habib Rizieq Syihab meminta aktivis dan simpatisan Front Pembela Islam (FPI) mencabut dukungan untuk Prabowo Subianto-Sandiaga Uno beredar di media sosial. Dalam maklumat itu, Rizieq menyerukan kepada seluruh aktivis FPI, organisasi sayap, dan simpatisan agar menarik diri dari Prabowo-Sandi.

Kemudian, dalam poster itu juga terpampang foto Rizieq beserta tulisan “#SatuKomandoHRS Maklumat Imam Besar Umat Islam Indonesia Habib Muhammad Rizieq Shihab”. Kubu Prabowo-Sandiaga meminta agar polisi mengusut penyebar hoax itu.

“Kami mendesak pihak kepolisian untuk mengusut peredaran meme tersebut sampai tuntas. Publik menantikan hukum yang tegak bagi semua. Bukan hanya untuk pendukung petahana,” kata juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Pipin Sopian kepada wartawan, Kamis (31/1/2019).

Menurut Pipin, Habib Rizieq tetap konsisten mendukung Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019. Pipin menegaskan tidak ada yang berubah dari sikap imam besar FPI itu.

“Habib Rizieq dan PKS konsisten mendukung Prabowo-Sandi sampai menang pada 17 April 2016 dan mewujudkan Indonesia Adil dan Makmur,” ungkapnya.

BPN Prabowo Minta Penyebar Hoax Maklumat Habib Rizieq Segera Diusut
BPN Prabowo Minta Penyebar Hoax Maklumat Habib Rizieq Segera Diusut

Adapun hoax maklumat Habib Rizieq tersebut berbentuk tulisan yang menyebar di media sosial. BPN Prabowo-Sandiaga menilai ada yang sengaja menyebar hoax itu untuk merugikan pihaknya.

‘Itu hoax dan fitnah yang keji. Habib Rizieq adalah ulama dan negarawan. Tidak akan mengubah pilihan karena itu. Ada pihak yang sengaja membuat hoax untuk mencari keuntungan kelompoknya,” kata politikus PKS.

Dalam maklumat yang ternyata hoax itu, menyebut Habib Rizieq mengeluarkan seruan terkait ucapan Hashim Djojohadikusumo yang menyatakan Prabowo siap menerima dukungan dari keturunan PKI. Dalam maklumat hoax, ucapan tersebut seolah dijadikan landasan sikap politik FPI untuk mencabut dukungan terhadap Prabowo-Sandiaga.

Namun, FPI sudah menegaskan maklumat tersebut merupakan kabar bohong alias hoax. “Hoaks,” kata juru bicara FPI Slamet Maarif, Rabu (30/1).

Berikut teks maklumat hoax Habib Rizieq:

Sehubungan pernyataan resmi dari Hasyim Djojohadikusumo terkait ‘dipersilahkannya anggota PKI dari keluarga hingga cucu untuk mendukung PRABOWO’ maka diserukan segenap Aktivis FPI & SAYAP JUANGNYA beserta semua simpatisan FPI & seluruhnya untuk segera: ‘MENGUNDURKAN DIRI MASSAL TERKAIT DUKUNGAN KEPADA PRABOWO-SANDI, DIKARENAKAN MEREKA TELAH MEMBUKA PINTU GERBANG MASUK UNTUK PKI.