NasionalPolitik

Ketidakadilan Hukum, BPN Prabowo-Sandi Beri Bantuan Hukum Ahmad Dhani

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan menjatuhkan vonis hukuman 1,5 tahun penjara kepada musisi Ahmad Dhani, atas kasus ujaran kebencian. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan memberikan bantuan hukum kepada Musisi Ahmad Dhani Prasetyo yang kini mendekam di LP Cipinang.

Terlebih, Ahmad Dhani adalah calon anggota legislatif (Caleg) DPR dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) daerah pemilihan (Dapil) Jawa Timur (Jatim) I.

“Ketidakpercayaan publik terhadap aparat penegak hukum akan sangat berbahaya. Kami akan membantu dan mendampingi sepenuhnya Ahmad Dhani menghadapi ketidakadilan,” ujar Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade dalam keterangannya, Selasa (29/1/2019).

Andre pun mempertanyakan independensi aparat penegak hukum dalam menjatuhkan vonis hukuman 1,5 tahun penjara kepada pentolan Dewa’19 tersebut. Dia menilai hukuman kepada Ahmad Dhani itu bukti bahwa hukum digunakan untuk memukul para pengkritik.

Ketidakadilan Hukum, BPN Prabowo-Sandi Beri Bantuan Hukum Ahmad Dhani
Ketidakadilan Hukum, BPN Prabowo-Sandi Beri Bantuan Hukum Ahmad Dhani

“Kasus Ahmad Dhani merupakan contoh nyata betapa hukum sangat berpihak. Untuk oposisi, aparat hukum bertindak sangat responsif dan cepat bertindak, sebaliknya kasus yang menjerat pendukung pemerintah tidak diproses,” jelas Andre.

Politikus Partai Gerindra ini mengatakan, karena proses hukum terhadap kicauan kritik yang dilontarkan Ahmad Dhani di Twitter itu tergolong cepat. Dia pun membandingkan laporan dugaan penghinaan yang dilakukan Bupati Boyolali terhadap Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto yang sampai kini tidak ditindaklanjuti oleh Kepolisian.

“Vonis Dhani ini semakin menguatkan dugaan bahwa aparat penegak hukum tidak netral. Betul apa kata Bang Sandi dalam debat capres kemarin, hukum ini sering digunakan untuk memukul lawan dan melindungi kawan,” ungkap Andre.

Karenanya, Andre meminta para penegak hukum segera mengubah sikapnya dan bertindak imparsial, serta berlaku adil pada semua golongan.

Hal senada juga disampaikan Waketum Gerindra Fadli Zon. Gerindra, akan mendampingi Dhani. Selain itu, Fadli mengatakan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto juga sudah menyampaikan pendapat tentang vonis Dhani.

“Kami akan melakukan pendampingan hukum semaksimal mungkin. Tadi juga saya sudah bertemu Pak Prabowo. Beliau menyampaikan agar Saudara Ahmad Dhani bersabar dan melakukan upaya hukum. Pak Prabowo juga berpendapat ini adalah ketidakadilan hukum,” jelas Fadli saat dihubungi, Senin (28/1).

Diketahui, Ahmad Dhani ditahan setelah divonis bersalah dalam kasus ujaran kebencian lewat akun Twitter miliknya. Majelis hakim PN Jaksel menghukum Ahmad Dhani 1,5 tahun penjara.