NasionalPolitik

Ketum PPP Putarbalikkan Fakta Soal Koalisi Prabowo Yang Tidak Solid

Ketum PPP Putarbalikkan Fakta Soal Koalisi Prabowo Yang Tidak Solid

Ketua Umum PPP, Romahurmuziy memutarbalikkan fakta dengan mengatakan mesin partai dari partai-partai koalisi pendukung pasangan nomor urut 02, Prabowo-Sandiaga Uno sama sekali tidak solid dan akan menguntungkan kubu petahana.

Hal tersebut dikatakan Rommy usai Harlah ke-46 PPP di kantor PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (6/1/2019) malam.

“Kalau kita lihat, dia sebagai pimpinan partai secara resmi yang mengusung paslon 02, secara pribadi dia mendukung keputusan nomor 01, itu berarti paslon 02 didukung oleh mesin partai yang sama sekali tidak solid,” ujar Rommy usai Harlah ke-46 PPP di kantor PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Minggu (6/1/2019) malam.

“Bahkan bisa saya katakan dan penelusuran kami dan pertemuan intim yang kami turunkan di lapangan, memang partai politik koalisi paslon 02 mayoritas belum menggerakan mesin, jadi memang kita melihat ketimpangan luar biasa, dan itu sekaligus menjadi keuntungan bagi kami,” lanjutnya.

Ketum PPP Putarbalikkan Fakta Soal Koalisi Prabowo Yang Tidak Solid
Ketum PPP Putarbalikkan Fakta Soal Koalisi Prabowo Yang Tidak Solid

Pernyataan Rommy mengenai koalisi paslon 02 tidak solid itu bertolak belakang dengan yang dikatakan BPN Prabowo-Sandi, bahwa selama ini kader dan relawan Prabowo-Sandiaga solid mendukung.

“Relawan, kader mendukung Pak Prabowo-Sandi luar biasa, door to door didatangi, dari rumah ke rumah, bekerja kok mesin kami,” kata juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade.

Kemudian, Rommy juga turut membahas mengenai pose satu jari kader PAN sekaligus Wali Kota Bogor, Bima Arya. Menurut Rommy, apa yang dilakukan Bima hampir sama dengan apa yang pernah dilakukan Gubernur Jatim saat ini, Soekarwo.

“Sebagai ketua Demokrat di Jawa Timur dan juga dilakukan oleh Lukas Enembe pada saat dia menjabat sebagai ketua Demokrat di Papua dan banyak kepala daerah yang lain,” ungkap Rommy.

Sebelumnya, mengenai ‘Pose’ satu jari Bima dilakukan saat dia menjawab pertanyaan dari wartawan apakah dia memberi dukungan kepada Ma’ruf Amin. Namun, saat dimintai konfirmasi, Bima Arya sendiri kemudian menegaskan dia tetap di posisi netral untuk Pilpres 2019. Arya juga mengatakan, saat cawapres Sandiaga Uno berkunjung ke Bogor pun, dia ikut menemui.

Ketua Umum PPP tengah memutarbalikkan fakta, namun masyarakat kini sudah cerdas dan dapat menilai kubu mana yang lebih solid. Apakah dari kubu pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 atau 02?