Nasional

Pengusiran Pejabat Pemkot Depok Dari Ruang Sidang Oleh Ketua DPRD Depok

Pengusiran Pejabat Pemkot Depok Dari Ruang Sidang Oleh Ketua DPRD Depok

Ketua DPRD Depok, Hendrik T Allo mengusir Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok, Jawa Barat Supian Suri dari ruang sidang gedung DPRD Depok.

Pengusiran tersebut dilakukan sebelum kegiatan sidang paripurna DPRD Depok dimulai. Dengan disaksikan beberapa pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, Kamis (3/1/2019).

“Anda silakan keluar ruangan. Silakan lapor Walikota Depok aksi saya ini,” ucap Ketua DPRD Depok Hendrik T Allo saat secara mendadak mendatangi beberapa pejabat Pemkot Depok yang hadir dan tengah duduk di balkon tamu undangan di sisi sebelah kanan ruang sidang paripurna DPRD Depok.

Lantas, Supian Suri langsung menjawab saat mendapat teguran dan pengusiran, bahwa dirinya datang ke ruang sidang DPRD karena ada undangan resmi. Mendengar jawaban itu justru membuat Ketua DPRD Hendrik T Allo semakin marah dan minta Supian Suri keluar ruangan tanpa harus menunggu dimulainya rapat paripurna.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Depok, Supian Suri
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Depok, Supian Suri

Hal itu dinilai sangat tidak etis, memalukan dan sangat terlihat ‘arogan’ menurut beberapa pejabat dan tamu undangan di gedung DPRD Depok yang melihat hal tersebut.

“Seharusnya disampaikan dengan perlahan dan baik baik bukan menunjukan ke ego an nya, ” tutur satu pejabat di Kota Depok.

Awalnya Supian Suri, Kepala BKPSDM Kota Depok mengaku, dia mengira pengusiran itu hanya gurauan dan becanda namun melihat wajah Ketua DPRD terlihat memerah dan marah dirinya langsung keluar ruangan sebelum sidang dimulai.

Diduga Ketua DPRD Depok mungkin kecewa dan tersinggung lantaran dua orang tititpan atau usulan agar diangkat menjadi kepala dinas (Kadis) dan pergantian kepala bagian (Kabag) Umum DPRD tidak sesuai harapannya.

“Sebelum pelantikan ratusan pejabat di Pemkot Depok (31/12) Pak Ketua DPRD Hendrik T Allo mengajukan dua orang nama untuk diangkat menjadi Kadis serta Kabag Umum DPRD diganti, ” kata Supian Suri.

Ketua DPRD Depok, Hendrik T Allo
Ketua DPRD Depok, Hendrik T Allo

Adapun usulan atau titipan dua nama itu, menurut Supian, diberikan dua minggu sebelum adanya mutasi di Pemkot Depok.

“Tidak hanya lisan tapi melalui surat resmi juga dikirim ke Pemkot Depok dan Pak Walikota Muhammad Idris juga sudah tahu surat dan permintaan dari Ketua DPRD. Tapi mutasi dan pelantikan juga diketahui Komisi ASN jadi bukan hanya Walikota Depok saja, “kata Supian Suri.

Melihat kejadian tersebut, sangat penting bagi pejabat publik untuk dapat menjaga sikap dan emosi serta etika di manapun berada. Karena pejabat publik adalah contoh figur bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan