NasionalPolitik

Bangun Infrastruktur Tanpa Bebani APBN, BPN Prabowo-Sandi: Solusi Bagi Negara Yang Banyak Utang

Bangun Infrastruktur Tanpa Bebani APBN, BPN Prabowo-Sandi: Solusi Bagi Negara Yang Banyak Utang

Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menyebut pembangunan infrastruktur tanpa utang sangat memungkinkan. Kunci membangun infrastruktur tanpa membebani uang rakyat yakni dengan melibatkan dunia usaha dan swasta. Serta bukan cuma mengandalkan BUMN lewat dana APBN atau APBD.

Konsep pembangunan infrastruktur yang ingin diterapkan Sandiaga Uno, cawapres nomor urut 02, ini sudah tepat yakni dengan pembangunan tanpa utang dan tidak membebani anggaran APBN.

Hal tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Suhendra Ratu Prawiranegara dalam keterangan tertulisnya, Kamis (3/1/2019).

Ide Sandiaga yang sama sekali tidak bergantung pada APBN, kata Suhendra merupakan solusi bagi keuangan negara yang semakin terbebani utang saat ini.

“Sehingga APBN dapat difokuskan untuk membangun infrastruktur jalan lain seperti jalan nasional, jalan daerah yang masih banyak rusak. Hal ini antara lain yang dimaksud oleh Bang Sandi. Tidak mengobral anggaran negara dalam membangun infrastruktur,” ujarnya.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Suhendra Ratu Prawiranegara
Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Suhendra Ratu Prawiranegara

Menurut Suhendra, pelibatan pihak swasta dalam investasi jalan tol ini sudah diatur oleh peraturan perundangan, khususnya UU 38/2004 tentang Jalan, dan Peraturan Pemerintah 15/2005 tentang Jalan Tol.

“Selama ini juga swasta sudah dilibatkan, hanya sayang kemudian pada era Jokowi seolah-olah peran BUMN lah yang sangat menonjol dalam pembangunan jalan tol,” ucap Jubir BPN Prabowo-Sandi.

Suhendra juga menjelaskan, salah satu kesalahan dalam pembangunan jalan tol era Jokowi adalah dengan cara memberi penugasan kepada BUMN melalui mekanisme Penyertaan Modal Negara (PMN) yang diakuntasikan.

“Tentunya ini sangat membebani APBN. Mana mungkin jika menggunakan mekanisme pendanaan PMN tidak membebani keuangan negara? Karena sudah tentu dana triliunan APBN dikucurkan kepada BUMN tersebut,” jelasnya.

Bagaimana pun itu membangun infrastruktur tanpa membebani APBN merupakan solusi bagi keuangan negara yang saat ini miliki banyak utang. Semoga Indonesia mempunyai pemimpin yang tegas, jujur, adil, makmur dan sejahtera sehingga Indonesia kedepannya bisa bebas dari lilitan hutang.