NasionalPolitik

Terkait Usulan Isu Korupsi Orba Masuk Materi Debat Capres, Gerindra: Kenapa Tidak Dibahas Semua Rezim?

Terkait Usulan Isu Korupsi Orba Masuk Materi Debat Capres, Gerindra: Kenapa Tidak Dibahas Semua Rezim?

Kubu Joko Widodo-Ma’ruf Amin meminta agar masalah korupsi di zaman Orde Baru (Orba) Soeharto masuk dalam tema debat calon presiden-calon wakil presiden (capres-cawapres). Hal itu dipertanyakan  Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade apa yang menjadi alasan atas usulan tersebut.

Adalah Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN), Raja Juli Antoni yang juga Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang melontarkan usulan tersebut.

Andre lantas mempertanyakan alasan kenapa yang diusulkan hanya korupsi pada saat Orba, kenapa tidak semua rezim. “Dari zaman kemerdekaan saja sekalian kita bicara korupsi. Kenapa harus dibatas-batasi,” kata Andre saat dihubungi wartawan, Rabu (5/12/2018).

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno kemudian menantang agar korupsi semua rezim dibahas. “Karena, isu korupsi juga mengemuka sejak zaman Presiden Soekarno, “ujarnya.

Terkait Usulan Isu Korupsi Orba Masuk Materi Debat Capres, Gerindra: Kenapa Tidak Dibahas Semua Rezim?
Terkait Usulan Isu Korupsi Orba Masuk Materi Debat Capres, Gerindra: Kenapa Tidak Dibahas Semua Rezim?

Andre juga menganggap korupsi merajalela di era Presiden Jokowi, termasuk kasus megakorupsi yang belum tertangani dengan tuntas.

“Kenapa zaman Pak Jokowi enggak dibahas, kader-kader partai pendukung Pak Jokowi kan banyak juga yang ditangkap KPK. Kenapa enggak kita bahas. Kenapa hanya Orde Baru,” katanya.

Lebih lanjut, Andre mengajak semua pihak termasuk PSI jika ingin mengusulkan materi korupsi dalam debat capres harus menyeluruh, tidak dibatasi hanya pada Orde tertentu.

“Mari kita bicara pemberantasan korupsi keseluruhan, dari zaman Orde Lama sampai sekarang. Bagaimana pemberantasan korupsi,” tegas Andre.

Karena itu, terkait usulan isu korupsi Orba masuk materi dalam debat capres, Partai Gerindra menanyakan kenapa tidak semua rezim dibahas, kenapa harus dibatasi.