Olahraga

Bernasib Tragis, Ranking 1 Dunia Ganda Putri Tersingkir Dari Final BWF

Bernasib Tragis, Ranking 1 Dunia Ganda Putri Tersingkir Dari Final BWF

Pemegang ranking 1 dunia ganda putri asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota, mengalami nasib tragis. Mereka dipastikan gagal lolos ke final Tur Federasi Bulutangkis Dunia atau BWF di detik-detik akhir jelang partai puncak itu digelar.

Yuki/Sayaka dipastikan gagal terbang ke Kota Guangzhou, China pada 12 Desember 2018, untuk memperebutkan hadiah total 1,5 juta dolar AS. Lantaran penyebab yang sangat menyakitkan.

Penyebab pertama, mereka tergusur dari ranking 1 Tur BWF, setelah tiba-tiba peringkat 1 itu dirampas rekan senegaranya, Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi di akhir pekan 48 atau pekan terakhir pengumpulan poin jelang final Tur BWF digelar.

Meski secara resmi BWF belum mengeluarkan daftar ranking terbaru yakni perolehan poin di pekan 48. Namun, dari hitung-hitungan, koleksi poin Yuki/Sayaka sudah pasti terlampaui oleh raihan poin Misaki/Ayaka.

Karena, di pekan 47, raihan poin keduanya hanya berjarak kurang dari 1000 poin. Yuki/Sayaka memiliki poin sebanyak 95.900 sedangkan Misaki/Ayaka memiliki poin sebanyak 95.010.

Pemegang ranking 1 dunia ganda putri asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota
Pemegang ranking 1 dunia ganda putri asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota

Namun, poin Yuki/Sayaka dipastikan tidak bertambah lagi meski nanti BWF merilis daftar ranking tur BWF pekan 48. Karena, mereka tidak turun di turnamen terakhir di Syed Modi 2018.

Sementara, Misaki/Ayaka turun di turnamen itu dan berhak mendapatkan poin sebesar 1.670. Poin itu didapatkan dari hasil bertanding di babak I atau 32 besar. Dengan tambahan poin dari Syed Modi 2018 itu, maka raihan poin Misaki/Ayaka bertambah jadi 96.680 poin.

Dengan raihan poin sebanyak itu, secara otomatis ranking Misaki/Ayaka naik 1 peringkat dan mengkudeta ranking 1 Tur BWF yang sejak di pekan 44 dikuasai Yuki/Sayaka.

Yuki/Sayaka memang masih bercokol di ranking 2. Dan jika berkaca pada aturan yang diterbitkan BWF secara ranking mereka harusnya bisa lolos ke final. Karena, yang berhak melaju ke final Tur BWF hanyalah pebulutangkis yang berada di ranking 8 besar di semua kategori.

Sayangnya ada aturan yang mementahkan aturan di atas. Yaitu, aturan tentang hak khusus bagi juara dunia mendapatkan 1 tiket lolos langsung ke final atau disebut dengan wild card.

Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi
Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi

Untuk diketahui, pada Kejuaraan Dunia 2018, dan secara kebetulan medali emas diraih wakil Jepang lainnya yang kini bercokol di ranking 3 BWF, yakni pasangan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. Dan sebab aturan itulah Mayu/Wakana berhak secara langsung mendampingi Misaki/Ayaka ke final Tur BWF.

Selain itu, ada aturan lain di BWF yang menyatakan bahwa setiap negara peserta hanya memiliki 2 wakil saja di final Tur BWF. Karena itu jugalah, meski Yuki/Sayaka bercokol di ranking 2 Tur BWF, mereka tidak bisa ikut final.

Berikut 8 ganda putri yang lolos ke final Tur BWF 2018:

1. Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi.
2. Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara.
3. Greysia/Apriyani
4. Jongkolphan Kitithrakul/Rawinda Prajongjai
5. Lee So Hee/Shin Seung Chan
6. Chen Qingchen/Jia Yifan
7. Gabirela Stoeva/Stefani Stoeva
8. Du Yue/Li Junhui

Itulah 8 nama ganda putri yang lolos ke final Tur BWF 2018. Semoga  wakil dari ndonesia dapat membawa kemenangan.