BaliBangka BelitungBantenBengkuluDaerahDaerah Istimewa YogyakartaDKI JakartaGorontaloJambiJawa BaratJawa TengahJawa TimurKalimantan BaratKalimantan SelatanKalimantan TengahKalimantan TimurKalimantan UtaraKepulauan RiauLampungMalukuMaluku UtaraNanggro Aceh DarussalamNusa Tenggara BaratNusa Tenggara TimurPapua BaratPapua.PolitikRiauSulawesi BaratSulawesi SelatanSulawesi TengahSulawesi TenggaraSulawesi UtaraSumatera BaratSumatera SelatanSumatera Utara

Anies Yakin Ijtima Ulama Akan Jadi Sejarah Baru Bagi Indonesia

Anies Yakin Ijtima Ulama Akan Jadi Sejarah Baru Bagi Indonesia

Berulang kali Jakarta sudah menjadi saksi sejarah perjalanan bangsa. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional akan menjadi sejarah baru bagi Indonesia.

Anies menyampaikan kalimat sambutan dalam pembukaan Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional. “Sebagai kota yang ketempatan untuk Ijtima saya menyampaikan rasa syukur kota ini menjadi tempat di mana sejarah kembali akan terukir,” kata Anies di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta, Jumat (27/07/2018).

Anies mengatakan, Jakarta sudah berulang kali menjadi saksi sejarah Indonesia. Pada tahun 1928 dan 1945 tokoh-tokoh pendiri bangsa dari berbagai wilayah Indonesia berkumpul di Jakarta untuk memikirkan kehidupan bangsa.

Situasi itu hari ini kembali terulang di Jakarta, ketika ulama dan tokoh nasional berkumpul dalam Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional. “Semua datang untuk memikirkan masa depan Indonesia, seperti para pendiri bangsa ini,” kata Anies.

Anies Yakin Ijtima Ulama Akan Jadi Sejarah Baru Bagi Indonesia

“Mudah-mudahan hari ini kita menyaksikan akan ada sejarah baru untuk Jakarta dan Indonesia,” imbuhnya.

Anies berharap apa sejarah yang tercipta dalam Ijtima ini akan dikenang oleh anak cucu di masa mendatang. Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional juga diharapkan akan membangkitkan persatuan bangsa dan umat. “InsyaAllah Ijtima ini akan menghasilkan keputusan yang berharga untuk bangsa,” pungkasnya.

Adapun Ijtima yang diinisiasi oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF) berlangsung pada 27-29 Juli 2018 di Hotel Menara Peninsula. Acara itu akan diikuti oleh ratusan ulama dan tokoh nasional seluruh Indonesia.

Sejumlah tokoh juga tampak hadir dalam acara Ijtima’ Ulama tersebut. Antara lain, Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri.

Selain itu, tampak Ketum PBB Yusril Ihza Mahendra, Ketum Partai Berkarya Tommy Soeharto, Ketum PAN Zulkifli Hassan, dan Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais.