Hukum

Data NIK dan Kartu Keluarga Registrasi SIM Prabayar aman

Direktur Jenderal Penduduk dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri (Dirjen Dukcapil Kemendagri) Zudan Arif Fakhrullah Zudan mengklaim tidak ada data bocor yang keluar dari layanan web Dukcapil Kemendagri saat pendaftaran kartu prabayar.

Sebab, ia mengklaim bahwa sistem keamanan secara fisik maupun perangkat di Dukcapil Kemendagri aman dan tidak mudah diakses siapa pun.

“Jadi masalah kebocoran data cuma untuk menakut-nakuti orang agar tidak mendaftar,” katanya dalam diskusi

Operator ponsel dinilai Zudan tidak membocorkan data. Karena, operator tidak memiliki akses untuk melihat data, tetapi hanya untuk memverifikasi data.

“Saya katakan hari ini bahwa semua data teman yang melakukan pendaftaran kartu prabayar saya jamin aman,” kata Zudan.

Situs terkait yang membocorkan ribuan data NIK dan KK, Peneliti Keamanan dari Cyber CissRec Ibnu Dwi Cahyo menambahkan bahwa situs itu tidak mendapatkan data dari sistem kependudukan.

“mereka tidak dapat data dari sistem, mungkin mereka dapat dari agen sepeda motor, pinjaman, mobil yang menggunakan kartu e-KTP,” kata Ibnu.

Hal yang sama diungkapkan oleh Komisaris Urusan Hukum Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) I Ketut Prihadi. Ketut menduga penyebaran data tempat tinggal orang lain untuk melakukan registrasi bisa terjadi dari kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat.